Laman

Minggu, 28 Januari 2018

➡ MATERI 5 JILID 1⬅ Nabi Ibrahim dan Bunda Sarah

ONE DAY ONE SHIRAH


السَّلاَمُ عَلَيْكُمْ وَرَحْمَةُ اللهِ وَبَرَكَاتُه 

Alhamdulillah Allah masih memberikan nikmat iman dan Islam bagi kita semua. 
Masih semangat kan baca ODOS nya? 
Mari kita lanjutkan kisah tentang nenek moyang  Rasulullah Muhammad صلى الله عليه وسلم.  

اَللَّهُمَّ صَلِّ عَلَى مُحَمَّدٍ وَ عَلَى آلِ مُحَمَّد

Nabi  Ibrahim عَلَيْهِ السَلاَمُ   dan Bunda Sarah

Allah subhanahu wa ta'ala tidak membiarkan Nabi Ibrahim  teraniaya.
"Api menjadi dinginlah dan selamatkan Ibrahim!" demikian Allah subhanahu wa ta'ala berfirman kepada api.

Api pun tidak dapat membakar tubuh Nabi Ibrahim sehingga beliau dapat keluar dari dalam api dengan selamat. Kemudian, bersama Sarah, istrinya, Nabi Ibrahim  meninggalkan negerinya dan pergi ke Palestina. Dari Palestina, Nabi Ibrahim  dan Sarah tiba di Mesir. Saat itu, Mesir berada di bawah kekuasaan raja-raja Amalekit (Hyksos). Raja-raja Amalekit ini sangat menyukai wanita-wanita cantik. Jika wanita cantik itu telah menikah, raja-raja Amalekit akan membunuh suaminya.

Sahabat ODOS, Bunda Sarah adalah wanita yang jelita. Melihat kecantikannya, raja berniat meminang Sarah menjadi istrinya.

"Apakah dia istrimu?" tanya raja kepada Nabi Ibrahim.

Nabi Ibrahim mengetahui bahwa dia akan dibunuh jika mengaku bahwa Sarah adalah istrinya. Oleh karena itu, beliau berpura-pura memperlakukan Sarah sebagai adiknya. Setelah itu, sahabat fillah, ternyata raja tidak dapat mendekati Bunda Sarah. Kakinya seolah tertanam di lantai.

"Wanita ini pasti dilindungi oleh Tuhannya. Aku tidak dapat mengganggunya," demikian pikir raja ketakutan.

Akhirnya, raja melepaskan Nabi Ibrahim  dan Bunda Sarah. Sebagai hadiah, raja memberikan seorang hamba wanita bernama Hajar kepada mereka berdua.

Sahabat fillah, Nabi Ibrahim  terus berdakwah. Namun, beliau tidak juga diberi seorang anak untuk melanjutkan tugas dakwahnya, padahal usianya sudah semakin lanjut. Melihat hal itu, Bunda Sarah meminta Nabi Ibrahim  menikahi Hajar.

Apakah Allah memberi Nabi Ibrahim seorang anak dari rahim Hajar?


Catatan tambahan 

Raja Namrud

Nabi Ibrahim  dibakar atas perintah Raja Namrud. Namrud adalah raja yang menganggap dirinya Tuhan. Allah kemudian membinasakan Namrud beserta pasukannya dengan serangan nyamuk. Demikian Allah menghinakan orang-orang yang sombong.

Kita lanjutkan kisahnya besok ya.....In syaa Allah.


_*Muhammad Afandi*_


<< SEBELUMNYA                        DAFTAR ISI                         LANJUT >>
Blogger Tricks

➡ MATERI 4 JILID 1⬅ Keberanian Nabi Ibrahim

ONE DAY ONE SHIRAH

السَّلاَمُ عَلَيْكُمْ وَرَحْمَةُ اللهِ وَبَرَكَاتُه 

Alhamdulillah Allah masih memberikan nikmat iman dan Islam bagi kita semua. 
Masih semangat kan baca ODOS nya? 
Mari kita lanjutkan kisah tentang  Rasulullah. 

*Keberanian Nabi Ibrahim عَلَيْهِ   السَلاَمُ   * 

Sahabat fillahku, Nabi Ibrahim عَلَيْهِ
 السَلاَمُ adalah salah satu nabi yang sangat berani menghadapi kaum yang sesat. Beliau tidak peduli mereka mengejek ajakannya.

Pada saat yang tepat, saat semua penduduk mengadakan pesta tahunan, Nabi Ibrahim عَلَيْهِ السَلاَمُ   mendatangi kuil dengan membawa kapak besar yang tajam.

Di dalam kuil, banyak sekali makanan untuk persembahan. Makanan itu masih utuh karena patung memang tidak bisa makan. Nabi Ibrahim عَلَيْهِ   السَلاَمُ    hanya tersenyum mengingat kebodohan penduduk Negeri Babilonia (sekarang Irak).

Lantas, dengan tangkas, Nabi Ibrahim عَلَيْهِ   السَلاَمُ     merobohkan semua patung-patung di dalam kuil, kecuali patung yang paling besar. Sebelum pergi, Nabi Ibrahim عَلَيْهِ السَلاَمُ  meninggalkan kapaknya di pundak patung paling besar.

Raja Namrud dan penduduk Babilonia sangat terkejut ketika mereka kembali dan melihat kuil tempat penyembahan mereka hancur.

"Siapa yang telah menganiaya tuhan-tuhan kita?!"teriak raja Namrud sangat marah. "Siapapun dia ... dia harus diberi hukuman yang setimpal!"

"Hamba tau ini pasti perbuatan Ibrahim!"kata seorang penduduk.

"Panggil dia sekarang juga!"

Para pengawal kerajaan diikuti beberapa penduduk mendatangi rumah Nabi Ibrahim عَلَيْهِ السَلاَمُ    . Derap langkah mereka terdengar riuh. Nabi Ibrahim عَلَيْهِ السَلاَمُ   pun diseret dan diarak keliling kota. Beliau lalu dibawa ke tempat terbuka.

"Ibrahim, apa betul kamu yang telah menghancurkan tuhan-tuhan kami?" tanya seorang hakim beberapa saat kemudian.

Nabi Ibrahim عَلَيْهِ السَلاَمُ   tersenyum tenang, "Bukan," jawabnya singkat, "coba lihat, bukankah yang memegang kapak itu patung yang paling besar? Barangkali dia yang melakukannya," lanjutnya.

"Mana mungkin?Dia tidak bisa melakukan apapun!" Kata hakim tegas.

Nabi Ibrahim عَلَيْهِ السَلاَمُ  tersenyum lagi, "Kalau tidak bisa melakukan apapun, mengapa kalian menyembahnya?" ujarnya pelan.

Semua orang terpana mendengar perkataan Nabi Ibrahim عَلَيْهِ السَلاَمُ   yang begitu pelan, tetapi amat mengagetkan.

"Mengapa kalian menyembah sesuatu yang tidak mendatangkan kebaikan? Mengapa kalian tidak juga menyadari kesalahan kalian?"

"Diam!" bentak Raja Namrud tidak tahan mendengar kalimat Nabi Ibrahim عَلَيْهِ السَلاَمُ .
 "Prajurit! sekarang juga kumpulkan kayu bakar untuk membakar Ibrahim!" Perintahnya kemudian.

Tidak berapa lama, kayu pun terkumpul dan membentuk perapian yang siap membakar Nabi Ibrahim عَلَيْهِ السَلاَمُ  

Begitu api berkobar, Nabi Ibrahim عَلَيْهِ السَلاَمُ   dilemparkan ke dalamnya, disaksikan hampir semua penduduk Negeri Babilonia. Pada saat itu pula, Allah berfirman, "Hai api, menjadi dinginlah (kamu) dan berilah keselamatan bagi Ibrahim." (QS Al Anbiya, 21:69).


Catatan tambahan 

*Ayah Nabi Ibrahim عَلَيْهِ  السَلاَمُ  *

Nabi Ibrahim عَلَيْهِ السَلاَمُ  dilahirkan di Irak (Kaldea). Ayahnya adalah seorang tukang kayu pembuat patung. Patung-patung itu dijual kepada masyarakat untuk disembah. Ketika remaja, Ibrahim sangat heran melihat patung buatan ayahnya disembah orang. Ayahnya sangat marah ketika Ibrahim menanyakan hal itu. Sebabnya sang ayah khawatir patung-patungnya tidak laku akibat ulah Ibrahim.

_*Muhammad Afandi*_



<< SEBELUMNYA                                  DAFTAR ISI                                LANJUT >>

➡ MATERI 3 JILID 1⬅ Badui

ONE DAY ONE SHIRAH 

السَّلاَمُ عَلَيْكُمْ وَرَحْمَةُ اللهِ وَبَرَكَاتُه 

Alhamdulillah kita masih diberi nikmat sehat, iman dan Islam, semoga kita semua selalu dilimpahi rahmat dan keberkahan dari  سبحانه وتعالى الله  Aamiin...
Yuk kita lanjutkan kisah tentang suku yang tinggal di Jazirah Arab...

Badui 

Sahabat fillahku, suku Badui adalah penduduk asli Jazirah Arab. Mereka adalah prajurit pengelana yang tangguh. Tinggi mereka sedang, tapi kekar, cekatan, dan kuat menderita dalam alam yang keras. Jika ada anggota keluarga yang tewas, para lelaki Badui akan segera membalas pembunuhnya. Mereka berani dalam bertempur dan sabar dalam kekalahan.

Meski demikian, orang Badui terkenal tanah, senang memberi, dan sangat menghormati tamu. Mereka juga tenang, sabar, dan tidak cepat marah. Orang Badui juga sangat mengagumi keindahan syair. Jiwa orang orang Badui mudah terpanggil pada kebenaran. Mereka adalah orang orang sederhana. Mereka duduk di lantai dengan wadah makanan di lutut. Dengan demikian, tidak bisa dibedakan mana majikan dan mana bawahan.

Sahabat fillahku, kepada orang orang inilah Nabi Muhammad صلى الله عليه وسلم, diutus. Berkat bimbingan Nabi Muhammadlah orang orang Badui dari padang pasir yang sunyi ini mampu mengguncang dunia. Merekalah yang akhirnya menyebarkan agama Islam ke seluruh dunia. Merekalah yang membangun umat Islam menjadi umat yang besar dan dihormati.

Namun, jauh sebelum menyebar ke penjuru bumi, perjalanan umat Islam di Jazirah Arab dimulai oleh kisah Nabi Ibrahim عَلَيْهِ السَلاَمُ. Beliau adalah nenek moyang Nabi Muhammad صلى الله عليه وسلم

Kita lanjutkan besok ya kisah keberanian Nabi Ibrahim عَلَيْهِ السَلاَمُ
In syaa Allah 

Catatan tambahan  

Kemah Badui

Kemah Badui dibuat dari bulu kambing yang ditenun renggang agar ada celah untuk peredaran udara. Kala lembab dan hujan, seratnya merapat menangkal air. Pada musim panas, kemah teduh dan angin meniup dari samping. Pada musim dingin, udara hangat karena hanya bagian depan yang terbuka. Perabotan dalam kemah terbatas pada tikar untuk tidur, perkakas dapur, dan kantong air yang terbuat dari kulit.

_*Muhammad Afandi*_
MATERI siroh dari ODOS, boleh di share lagi kemanapun... agar lebih banyak lagi yang mendapatkan keberkahan dan hidayah, in syaa Allah.. tapi jangan lupa diinfokan juga sekilas biografi ustadz Muhammad Afandi dan pengambilan sumbernya yang sudah diposting di awal grup ini, untuk menghindari fitnah.*_



<< SEBELUMNYA                        DAFTAR ISI                           LANJUT >>

➡MATERI 2, JILID 1⬅ Letak Mekah

ONE DAY ONE SHIRAH
  

السَّلاَمُ عَلَيْكُمْ وَرَحْمَةُ اللهِ وَبَرَكَاتُه 

Bagaimanakah kabar sahabat fillahku hari ini?
Semoga kita semua selalu dalam lindungan  سبحانه وتعالى الله  Aamiin...
Sebelum menginjak ke dalam kisah Nabi Muhammad صلى الله عليه وسلم, ada baiknya kita mengenal Jazirah Arab dulu yuk...

Letak Mekah 

Sahabat Fillahku, tahukah kalian nama kota suci kaum Muslimin? Ya betul! Kota suci kaum Muslimin adalah Kota Mekah. Di Kota Mekah inilah letaknya Ka'bah, Baitullah. Ke arah Ka'bahlah seluruh Muslim di dunia menghadapkan diri jika sedang shalat. Di kota Mekah inilah nabi kita tercinta, Muhammad صلى الله عليه وسلم, dilahirkan.

Kemudian, apakah kalian juga tahu di mana letak Kota Mekah? Di atas bukit yang subur? Atau di pinggir sungai besar yang dipenuhi banyak ikan? Sahabat fillahku, sebenarnya Kota Mekah adalah sebuah lembah yang tidak begitu luas di tengah lautan pasir. Bukit-bukit mengurung lembah ini rapat-rapat. Begitu rapatnya sehingga cuma ada tiga jalan untuk keluar dan masuk Mekah. Jalan pertama menuju ke Yaman, jalan ke dua menuju ke Laut Merah, dan jalan ketiga adalah jalan menuju Palestina. 

Ribuan tahun yang lalu, Lembah Mekah hanyalah sebuah tempat persinggahan rombongan kafilah, baik yang datang dari Yaman menuju Palestina maupun sebaliknya, yang datang dari Palestina menuju Yaman. Nabi Ismail lah yang pertama kali membuat Mekah menjadi sebuah kota.

Catatan tambahan  

Pakaian Orang Arab

Penduduk asli Jazirah Arab adalah suku Badui. Pakaian mereka longgar, hangat pada musim dingin, dan sejuk pada musim panas. Pakaian ini menjaga kulit dari sengatan matahari serta angin kering. Pada zaman para nabi, pakaian ini terdiri atas dua helai. Satu helai melilit tubuh dari bawah ketiak. Satu helai lagi adalah sebuah jubah panjang sampai kaki dan terbuat dari bulu domba atau unta. Warnanya krem dengan lurik tegak berwarna hitam, biru, coklat atau putih. Pakaian wanitanya panjang menyapu tanah dan sangat longgar. Selendang melilit pinggang, jubahnya berlurik merah, kuning, hitam atau biru. Cadarnya berwarna hitam atau putih. Tudung kepala berwarna merah, putih, atau cokelat melindungi mata, telinga, dan hidung dari debu dan badai pasir.


_*Muhammad Afandi*_


<< SEBELUMNYA                           DAFTAR ISI                                LANJUT >>

➡ MATERI 1, JILID 1 ⬅ Jazirah Arab

 ONE DAY ONE SHIRAH 

السَّلاَمُ عَلَيْكُمْ وَرَحْمَةُ اللهِ وَبَرَكَاتُه 

Bagaimanakah kabar sahabat fillahku hari ini?
Semoga kita semua selalu dalam lindungan Allah subhanahu wa ta'ala. Aamiin...
Sudah siap kan mengikuti ODOS dari awal?
Yuk langsung kita simak kisahnya.... 

Jazirah Arab 

Sahabat fillahku, sesungguhnya Jazirah Arab itu tidak hanya terdiri atas gurun pasir. Ada banyak tanah subur yang telah dihuni sejak lama. Tanah-tanah subur itu terutama terletak di daerah pantai, seperti Yaman, Yamamah, Hadramaut, dan Ahsa. Di bagian tengah Jazirah Arab ada sebuah wilayah subur lain bernama Najd. Wilayah ini dikenal sebagai tempat asal kuda Arab yang termahsyur ke mana-mana.

Najd dan Yamamah juga terkenal sebagai penghasil gandum. Demikian banyak gandum yang dihasilkan sehingga konon mampu memenuhi kebutuhan seluruh penduduk Jazirah Arab yang ketika Nabi Muhammad dilahirkan berjumlah sekitar 10 juta- 12 juta jiwa. Di kota Madinah terdapat bukit -bukit yang baik untuk ditanami. Sementara itu, kota Thaif terkenal karena buah-buahannya.

Di luar daerah-daerah subur, Jazirah Arab dipenuhi gunung dan bukit-bukit batu yang besar. Tidak ada sungai mengalir. Suhu udaranya sangat panas. Karenanya, penduduk Arab umumnya suka mengembara. Mereka suka berpindah ke tempat mana saja yang dapat memenuhi keperluan hidup sehari-hari berserta hewan-hewan ternak mereka.

Nah besok kita lanjutkan dengan berkenalan lebih jauh dengan penduduk Arab ya....
In syaa Allah 


Catatan tambahan  

Unta 

Unta adalah kendaraan yang sangat diandalkan penduduk gurun pasir. Ia dapat mengarungi gurun selama 17 hari tanpa minum. Walaupun pelan, jika dipacu unta dapat menempuh jarak sampai 300 km dalam sehari. Unta mau malahap ranting dan rumput pahit yang di jauhi kambing. Unta juga mau minum air berlumpur dan mengubahnya menjadi susu bermutu tinggi yang dapat digunakan sebagai obat tetes mata. Dagingnya dimakan, bulunya dibuat tali, kulitnya dapat menjadi aneka alat, mulai dari sandal sampai atap dan perisai perang. Air seninya menjadi sampo pencuci rambut. Kukunya dibakar dan diulek menjadi tepung untuk obat luka atau adonan kue. Kotorannya dapat dipakai sebagai bahan bakar. Unta adalah karunia Allah untuk penduduk gurun pasir.

*muhammad afandi*_

Berikut rincian keistimewaan dan keajaiban unta..

Keajaiban Dan Istimewanya Binatang Unta 

Lima puluh lima derajat celcius adalah suhu yang panas membakar. Itulah cuaca panas di gurun pasir, daerah yang tampak tak bertepi dan terhampar luas hingga di kejauhan. Di sini terdapat badai pasir yang menelan apa saja yang dilaluinya, dan yang sangat mengganggu pernafasan. Padang pasir berarti kematian yang tak terelakkan bagi seseorang tanpa pelindung yang terperangkap di dalamnya. Hanya kendaraan yang secara khusus dibuat untuk tujuan ini saja yang dapat bertahan dalam kondisi gurun ini.

Kendaraan apapun yang berjalan di kondisi yang panas menyengat di gurun pasir, harus didisain untuk mampu menahan panas dan terpaan badai pasir. Selain itu, ia harus mampu berjalan jauh, dengan sedikit bahan bakar dan sedikit air. Mesin yang paling mampu menahan kondisi sulit ini bukanlah kendaraan bermesin, melainkan seekor binatang, yakni unta.

Unta telah membantu manusia yang hidup di gurun pasir sepanjang sejarah, dan telah menjadi simbul bagi kehidupan di gurun pasir. Panas gurun pasir sungguh mematikan bagi makhluk lain. Selain sejumlah kecil serangga, reptil dan beberapa binatang kecil lainnya, tak ada binatang yang mampu hidup di sana. 

Unta adalah satu-satunya binatang besar yang dapat hidup di sana. Allah telah menciptakannya secara khusus untuk hidup di padang pasir, dan untuk melayani kehidupan manusia. Allah mengarahkan perhatian kita pada penciptaan unta dalam ayat berikut:

أَفَلَا يَنْظُرُونَ إِلَى الْإِبِلِ كَيْفَ خُلِقَتْ

Artinya : "Maka apakah mereka tidak memperhatikan unta bagaimana ia diciptakan." (QS. Al-Ghaasyiyah, 88:17)

Jika kita amati bagaimana unta diciptakan, kita akan menyaksikan bahwa setiap bagian terkecil darinya adalah keajaiban penciptaan. Yang sangat dibutuhkan pada kondisi panas membakar di gurun adalah minum, tapi sulit untuk menemukan air di sini. Menemukan sesuatu yang dapat dimakan di hamparan pasir tak bertepi juga tampak mustahil. Jadi, binatang yang hidup di sini harus mampu menahan lapar dan haus, dan unta telah diciptakan dengan kemampuan ini.

Unta dapat bertahan hidup hingga delapan hari pada suhu lima puluh derajat tanpa makan atau minum. Ketika unta yang mampu berjalan tanpa minum dalam waktu lama ini menemukan sumber air, ia akan menyimpannya. Unta mampu meminum air sebanyak sepertiga berat badannya dalam waktu sepuluh menit. Ini berarti seratus tiga puluh liter dalam sekali minum; dan tempat penyimpanannya adalah punuk unta. Sekitar empat puluh kilogram lemak tersimpan di sini. Hal ini menjadikan unta mampu berjalan berhari-hari di gurun pasir tanpa makan apapun.

System Pencernaan Unta 
Kebanyakan makanan di gurun pasir adalah kering dan berduri. Namun sistem pencernaan pada unta telah diciptakan sesuai dengan kondisi yang sulit ini. Gigi dan mulut binatang ini telah dirancang untuk memungkinkannya memakan duri tajam dengan mudah.

Perutnya memiliki disain khusus tersendiri sehingga cukup kuat untuk mencerna hampir semua tumbuhan di gurun pasir. Angin gurun yang muncul tiba-tiba biasanya menjadi pertanda kedatangan badai pasir. Butiran pasir menyesakkan nafas dan membutakan mata. Tapi, Allah telah menciptakan sistem perlindungan khusus pada unta sehingga ia mampu bertahan terhadap kondisi sulit ini. Kelopak mata unta melindungi matanya dari dari debu dan butiran pasir. Namun, kelopak mata ini juga transparan atau tembus cahaya, sehingga unta tetap dapat melihat meskipun dengan mata tertutup. Bulu matanya yang panjang dan tebal khusus diciptakan untuk mencegah masuknya debu ke dalam mata. Terdapat pula disain khusus pada hidung unta. Ketika badai pasir menerpa, ia menutup hidungnya dengan penutup khusus.

Disain Kaki Pada Unta 
Salah satu bahaya terbesar bagi kendaraan yang berjalan di gurun pasir adalah terperosok ke dalam pasir. Tapi ini tidak terjadi pada unta, sekalipun ia membawa muatan seberat ratusan kilogram, karena kakinya diciptakan khusus untuk berjalan di atas pasir. Telapak kaki yang lebar menahannya dari tenggelam di pasir. Kaki yang panjang menjauhkan tubuhnya dari permukaan pasir yang panas membakar di bawahnya. Tubuh unta tertutupi oleh rambut lebat dan tebal. Ini melindunginya dari sengatan sinar matahari dan suhu padang pasir yang dingin membeku setelah matahari terbenam. Beberapa bagian tubuhnya tertutupi sejumlah lapisan kulit pelindung yang tebal. Lapisan-lapisan tebal ini ditempatkan di bagian-bagian tertentu yang bersentuhan dengan permukaan tanah saat ia duduk di pasir yang amat panas. Ini mencegah kulit unta agar tidak terbakar. Lapisan tebal kulit ini tidaklah tumbuh dan terbentuk perlahan-lahan; tapi unta memang terlahir demikian. Disain khusus ini memperlihatkan kesempurnaan penciptaan unta.

Tadabbur Akan Keajaiban Unta
Marilah kita renungkan semua ciri unta yang telah kita saksikan. Sistem khusus yang memungkinkannya menahan haus, punuk yang memungkinkannya bepergian tanpa makan, struktur kaki yang menahannya dari tenggelam ke dalam pasir, kelopak mata yang tembus cahaya, bulu mata yang melindungi matanya dari pasir, hidung yang dilengkapi disain khusus anti badai pasir, struktur mulut, bibir dan gigi yang memungkinkannya memakan duri dan tumbuhan gurun pasir, sistem pencernaan yang dapat mencerna hampir semua benda apapun, lapisan tebal khusus yang melindungi kulitnya dari pasir panas membakar, serta rambut permukaan kulit yang khusus dirancang untuk melindunginya dari panas dan dingin.

Tak satupun dari ini semua dapat dijelaskan oleh logika teori evolusi, dan kesemuanya ini menyatakan satu kebenaran yang nyata: Unta telah diciptakan secara khusus oleh Allah untuk hidup di padang pasir, dan untuk membantu kehidupan manusia di tempat ini.

Begitulah, kebesaran Allah dan keagungan ciptaan-Nya tampak nyata di segenap penjuru alam ini, dan Pengetahuan Allah meliputi segala sesuatu. Allah menyatakan hal ini dalam ayat Al-quran:

إِنَّمَا إِلَهُكُمُ اللَّهُ الَّذِي لَا إِلَهَ إِلَّا هُوَ وَسِعَ كُلَّ شَيْءٍ عِلْمًا

Artinya : "Sesungguhnya, Tuhanmu hanyalah Allah, yang tidak ada Tuhan selain Dia. Pengetahuan – Nya meliputi segala sesuatu." (QS. Thaahaa, 20:98)

_*Muhammad Afandi*_ 




<< SEBELUMNYA                          DAFTAR ISI                                LANJUT >>

SIROH NABAWIYAH

Assalamualaykum Warahmatullahi Wabarakatuh

Bismillahirrahmanirrohim
Siroh ini adalah forward-an dari grup WhatsApp ODOS (One Day One Siroh). Adapun pemateri dari grup ini adalah Ustadz Muhammad Afandi, dan ini sekilas perkenalan dari beliau:

NARASUMBER
Assalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh... sahabat ODOS, izinkan saya memperkenalkan diri... nama: Muhammad Afandi, lahir di SRAGEN 26-06-1978. Masa kecil di medan-sumut. Setelah lulus pendidikan formal, meneruskan ke pondok pesantren... di klaten bersama KH.ZAINAL ARIFIN, di magelang bersama KH.ABDULLAH SHOLEH, dan di banten bersama KH.ASTAFURAH & KH.ABDURRAHMAN TSANI... lulus dari pesantren, tugas berdakwah di beberapa daerah di indonesia. Saat ini berdomisili di SRAGEN. Istri satu, anak menjelang 3. Kegiatan dakwah, aktif di IKADI dan menjadi pengajar di Madrasah al-Majid. Menjadi pengisi tetap di pengajian ahad pagi masjid al-hidayah Alun2 karanganyar (ahad pertama) dan pengisi kajian SIROH setiap hari kamis ba’da subuh di Masjid al-Hikmah MARGOASRI karangmalang... bagi yang belum tau, SRAGEN itu di karesidenan surakarta (solo) Jawa Tengah*

RUJUKAN
Sahabat fillah semua, selamat bergabung dalam GROUP yang membahas tentang perjalanan dan sejarah besar manusia agung yaitu rasulullah muhammad shallahu alaihi wasallam. Materi siroh nabawiyah di GROUP ini, kita ambil dari berbagai kitab siroh yang sahih termasuk kitab klasik karya ibnu hisyam, sampai yang kontemporer yaitu kitab Siroh nya syaikh shafiyyurahman al-mubarakfuri (penulis siroh terbaik yang dikukuhkan oleh rabithah alam islami) dan buku dalam bahasa indonesia MUHAMMAD TELADANKU. Dari berbagai sumber tersebut, kita olah dan kita diskusikan dengan ulama, asatidz dan ahli hadits dan siroh. Kemudian materi yang sudah matang kita share ke jamaah dengan format sedemikian rupa agar lebih mudah dan menarik untuk dibaca dan dipelajari.


Dan nanti dalam penyampaian materi-materi siroh tidak diikutsertakan penukilan-penukilannya karena sudah dijelaskan sebelumnya.

Klik Link Berikut untuk menuju materi Siroh! (materi akan di up load secara bertahap, mohon maaf bila sebagian link masih belum aktif)






Materi 6 :

Materi 7 :

Materi 8 :

Materi 9 :

Materi 10 :


Rabu, 10 Mei 2017

Pendidikan dengan pemahaman

Dalam dunia pendidikan, pendekatan aturan terkadang membuat masalah semakin runyam. Sebaliknya, menanamkan pemahaman seringkali lebih sukses dalam menyelesaikan masalah.

ANDAI DIRI INI ADALAH TUMBUHAN.....



Oleh : Herry Eko Jaya Putra
Andai diri ini adalah tumbuhan, sudah fitrahnya untuk terus tumbuh dan berkembang. Tumbuh menjadi pohon besar dengan akar yang menghujam ke bumi, cabang yang tinggi dan rindang menaungi, sebagai tempat berlindung dari panas yang membahana, atau tumbuh menjadi tanaman berbunga yang akan menghiasi dunia dengan keindahan dan keharumannya atau menghasilkan buah yang manis dan bermanfaat bagi semua.

Setiap tumbuhan telah ditetapkan potensinya. Semua “tertulis” pada untaian takdir DNA. Ia kan tumbuh dengan segenap potensi tersebut, dengan syarat segala kebutuhan untuk pertumbuhan dan perkembangannya dapat terpenuhi. Mungkin intan akan tetap menjadi intan walau diletakkan di tempat yang kotor dan berdebu, namun pesona keindahannya kan hilang tertutup debu dan kotoran. Bibit pohon besar tidak akan menjadi pohon besar bila tumbuh di tanah yang kurang bernutrisi, atau lingkungan yang tidak cukup air dan cahaya. Pada kondisi demikian, potensi pohon besar yang dimilikinya tidak akan terekspresikan secara sempurna. Fenotip adalah hasil interaksi antara genetik dan lingkungan, setidaknya begitu kata orang biologi.

Selasa, 27 Desember 2016

SEBUAH REFLEKSI MATA KULIAH FILSAFAT ILMU


Oleh: Herry Eko Jaya Putra

Filsafat bukanlah topik yang umum untuk dibicarakan. Tidak banyak orang yang memahami makna sebenarnya dari berfilsafat. Namun yang banyak diketahui oleh masyarakat kita hari ini adalah stigma negatif yang tersemat padanya. Seorang muslim yang mengkaji filsafat mungkin saja akan dianggap berbahaya atau bahkan dianggap sesat oleh beberapa pihak. Betapa tidak, pemikiran filsafat ini telah melahirkan berbagai pemahaman sesat dalam agama seperti kelompok mu’tazilah dan syi’ah. Sebagiannya lagi menyebabkan keragu-raguan dalam agama sehingga membawa kepada atheisme. Beberapa ulama pun mengharamkan pengkajian filsafat karena mengkhawatirkan potensi bahaya yang dapat ditimbulkannya. Tetapi apakah benar filsafat adalah barang berbahaya yang harus dihindari atau ia hanya sebagai alat berpikir seperti pisau yang nilai gunanya sangat bergantung kepada siapa, bagaimana dan tujuan orang yang menggunakannya.
Kita tidak boleh menutup mata bahwa masa kegemilangan ilmu pengetahuan umat Islam di abad ke 7 M terjadi justru saat umat Islam bersentuhan dengan karya-karya filsuf Yunani. Karya-karya ini kemudian menginspirasi dan melahirkan banyak pemikir muslim di zaman tersebut seperti Ibnu Rusyd, Ibnu Sina, Al-Kindi, Al-Jabbar dll yang jumlahnya jauh melebihi jumlah para filsuf Yunani sebelumnya. Karya-karya yang dihasilkan oleh pemikir Islam pun ketika itu memiliki jumlah yang lebih banyak dibandingkan karya yang telah dihasilkan oleh filsuf Yunani. 
Pada masa itu, masyarakat Eropa (Barat) masih terbelakang dan tenggelam dalam zaman kegelapan (dark age) sedangkan Islam berada dalam zaman keemasan dengan perkembangan ilmu pengetahuan yang gemilang. Seorang penulis Amerika menggambarkan keadaan Eropa pada masa itu sebagaimana berikut: "Jika matahari telah terbenam, seluruh kota besar Eropa akan terlihat gelap gulita. Di sisi lain, Cordova terang benderang disinari lampu-lampu umum. Eropa sangat kumuh, sementara di kota Cordova telah dibangun seribu WC umum. Eropa sangat kotor, sementara penduduk Cordova sangat concern dengan kebersihan. Eropa tenggelam dalam lumpur, sementara jalan-jalan Cordova telah mulus. Atap istana-istana Eropa sudah pada bocor, sementara istana-istana Cordova dihiasi dengan perhiasan yang mewah. Para tokoh Eropa tidak bisa menulis namanya sendiri, sementara anak-anak Cordova sudah mulai masuk sekolah”. Semua itu terjadi akibat perkembangan cara berpikir umat Islam saat bersentuhan dengan filsafat, dari sebelumnya hanya mengkaji ilmu-ilmu seputar agama hingga kemudian juga mengkaji ilmu-ilmu alam dan umum. Kita tidak dapat menutup mata bahwa pada kenyataannya filsafat telah menghantarkan banyak perkembangan ilmu pengetahuan seperti yang kita rasakan saat ini.
Sebagai sebuah alat, bahaya dan manfaat filsafat sangat bergantung kepada siapa, bagaimana dan tujuan dari si pengguna alat. Filsafat dapat dipahami secara sekuler namun filsafat juga dapat dipahami dengan berlandaskan kepada Islam. Filsafat hanyalah alat, bukan tujuan.

Rabu, 12 Oktober 2016

Makalah Mikrobiologi: Perdebatan Generatio Spontanea

Oleh: Herry Eko Jaya Putra

A. Pendahuluan


Perkembangan ilmu pengetahuan tidak luput dari perbedaan pendapat, terutama pada topik yang tidak dapat diamati langsung oleh manusia. Hal demikian adalah sesuatu yang wajar, dikarenakan keterbatasan informasi yang dimiliki dan sudut pandang berbeda dari para ahli dalam merasionalkan berbagai fenomena tersebut seperti yang terjadi pada topik tentang bagaimana asal mula kehidupan di bumi.
Pertanyaan tentang asal mula kehidupan di bumi ini sudah ada sejak zaman dahulu kala. Dahulu, orang-orang percaya kehidupan ini diciptakan oleh kekuatan supranatural (Tuhan). Namun penjelasan ini tidak memuaskan akal pikiran manusia karena tidak dapat dijelaskan secara rasional. Untuk itu, manusia mencari penjelasan logis atas permasalahan ini dengan menggunakan akal pikirannya. Sudah banyak teori yang dikemukakan, namun tetap saja belum ada jawaban yang memuaskan.
Diantara sekian banyak teori yang dikemukakan, teori generatio spontanea dan teori biogenesis adalah teori yang paling hangat diperbincangkan. Generatio spontanea beranggapan bahwa makluk hidup pertama muncul di bumi dari benda mati secara spontan. Pendapat ini bertahan cukup lama sejak zaman Yunani kuno hingga kemudian ditolak oleh para pendukung teori biogenesis sekitar abad ke-17 yang menyatakan bahwa makhluk hidup berasal dari makhluk hidup sebelumnya. Walaupun kedua teori ini belum mampu memberikan penjelasan yang memuaskan bagaimana makhluk hidup pertama muncul, namun setidaknya perdebatan ini memicu telah perkembangan ilmu pengetahuan dibidang mikrobiologi.